Showing posts with label LeARN SumTHIN. Show all posts
Showing posts with label LeARN SumTHIN. Show all posts

Saturday, February 5, 2011

YAHH!! SANGAT HAPPY!!

Assalamualaikum stalkers and all yang sudi jenguk ke blog yang tak seberapa ni..

Hari ini, pada detik ini, miss tulip tersangatlah happy dan happy!! HEHE.. nak tahu tak kenapa? ahh.. lantaklah you all nak tahu ke tak.. miss tulip nak cerita jugak.. this is my territory yoo!!

Miss tulip sebenarnya dah lama cari solution untuk masalah miss tulip yang ada double posts ini... Dah lama sangat dah miss tulip mencari jalan penyelesaian.. Penat tau tak? Haisyy... Miss tulip dah try macam macam cara dah... Dah berapa kali tukar blog template... Jadi gak macam tu.. Tanya kawan pun, kawan tak tahu... Hurmm...

Sedang miss tulip tengok tengok blog orang tadi.. Miss tulip teringatlah nak buka gengblogger... Sengajalah nak tengok macam mana orang design blog... bukak punya bukak... akhirnya, terjumpa satu post... tentang "double posts"... berdebar miss tulip nak baca isinya.. Tak sabar dah setelah sekian lama mencari cari jawapan kepada persoalan dan kemusykilan yang timbul...

Akhirnya, try punya try... Alhamdulillah... tahu juga macam mana nak buat... bersyukurnya rasa di hati... =) memang dah lama jadi double posts ni, naik buntu miss tulip fikirkan..

Kalau you all pun ada masalah macam miss tulip ni, sudi-sudilah jenguk ke link ini...

http://gengblogger.com/v/350636


oke... sekian buat entri kali ini... I've got to go... smile yaa!! ^_^

Monday, January 31, 2011

BERHABUK SUDA...

Asssalamualaikum all... and a very good morning... heh, nak dekat afternoon dah pun... uhuk... nevermind...


Lama tak update blog, malas bukan sebab utama... tapi, kerisauan yang teramat plus dengan keutamaan yang lebih diberikan kepada minggu peperiksaan yang amat mem'butuh'kan miss tulip berjuang habis habisan... Right now, after regain for a new spirit to blogging, I'm here straight away! wink~


Humm... corat coret hari ini nak celoteh pasal minggu sebelum exam, khususnya.. Hehe... Biasalah, kalau tak dengan study week... Yeahh... we have so much fun having a study group... Seriously, I tell you... Kalau masa sudah semakin suntuk, I prefer to study with my friends.. Tak suka study sorang sorang. Faktor utama, miss tulip akan cepat mengantuk dan akhirnya tersungkur dia atas tilam yang empuk lagi selesa... Ataupun, jari jemari miss tulip akan menjadi aktif menekan papan kekunci laptop... other word is 'surfing'... Thus, untuk sesiapa yang ada tabiat macam miss tulip, cepat-cepatlah bina study group untuk pembelajaran yang lebih efisien...


For the whole study week, I pushed myself to study hard and going through all the notes. My dear friends, thank you so much to all of you... Mereka sangat supportive dan pemurah dengan ilmu... Semoga Allah membalas jasa baik kalian... There's a day where we spent time together at my nanny's house..Menjejakkan kaki ke sawah padi memang satu pengalaman yang manis.. Sempat lagi berlari-lari anak di tengah sawah... Orang lain belajar, kita main pulak ye... hehe.. But, it is worth to us for having such a great time! Ibu dengan tok tak habis-habis pecah peluh kat dapur siapkan makanan untuk kawan-kawan miss tulip.. Thanks a lot Ibu and Abah and Tok! Miss tulip akan balas jasa kalian.. InsyaAllah...


Then, the day came... *examination*


Alhamdulillah, all my efforts are worth it.. But, I'm slackly frustrated with my maths.. I didn't know why, but, it seems that I could not control myself well this morning.. Hardly to concentrate on what the question ask me too... yet, it is something that I had done earlier... Huuh~ Allah sedang menguji miss tulip.. I guess so~ And I hope, everything gonna be fine...




Last day is a sweetest moment ever! My friend and I planned to watch a movie in Sunway Carnival Mall... Memang best cerita yang kami tengok, guess what? It is "THE GREEN HORNET"!! huuuuhh~ Miss tulip syorkan kepada sesiapa yang masih belum pernah menonton this movie, tunggu apa lagi? Sediakan duit secukupnya, at least dalam tangan RM50. Hehe.. Kos masuk pun dah RM16... Sebab apa? 3D maa... Actually, ceritanya bukan banyak sangatpun effect 3D.. Kalau tak pakai spek mata tu pun tak apa sebenarnya... Lagi clear dan tak pening kepala..


The synopsis...


Movie ini tentang seorang lelaki yang ayahnya pemilik sebuah syarikat suratkhabar... macam tu lah lebih kurang, dan ayahnya mati dipercayai disebabkan disengat sejenis tebuan. Dia yang berkawan baik dengan Kedo (Jay Chou), plan nak jadi superhero yang jahat. Disebabkan dia sebenarnya, sangat membenci ayahnya sendiri, benda pertama yang dia buat sebagai penjahat, adalah merosakkan patung penghormatan untuk ayahnya.. Itupun dengan pertolongan sahabat baiknya, Kedo... Plan nak jadi the green hornet, adalah atas cadangan dirinya sendiri... Ikuti sambungan cerita bagaimana dia membongkar sebuah misteri di sebalik kematian ayahnya... Jeng jeng jeng... HAHA!


Miss tulip terpegun dengan jalan cerita yang penuh dengan style dan ke'macho'an... Mantap!


*lawak* *gila-gila* *debaran* *wow!* ~5 stars~


Guys, this is what I've done for the whole time miss tulip tak update blog... Miss tulip memang bz.... hehe.. Sekarang, I'm back! =)


Thanks for dropping by.. Assalamualaikum...

Tuesday, January 4, 2011

REM SLEEP? OMG!

Assalamualaikum ummat Nabi Muhammad di penghujung zaman sekalian...


Dengan mood baru bangun tidur + perut yang berbunyi minta diisi dengan sesuatu, tanpa banyak soal dan songel, miss tulip mencapai laptop ini untuk mengupdate blog... HEHE... Before that, miss tulip mimpi something weird dan menakutkan tadi. Guys, izinkan miss tulip menulis entri dalam english pula kali ini. Mood miss tulip : mahu enhance English... Ok, let's talk about the dream. Something about one day, when my family and I went for a vacation in somewhere else, overseas. The weird thing is we arrived at a mansion with such a creepy feel inside it. The mansion seems so dark and silence. Even, hardly for us to open our mouths to speak such a single word.


I felt goosebump inside, and my eyes keep on widened and wild to view the surrounding. It just like I was waiting for something to make me either scream or faint, you know what I mean, right? I waited for ghosts to appear.................... Suddenly, news came to us that someone or 'something' actually planned to bombed us soon. I don't know what it is, but it seems that I really enjoyed the dream. We were so terrified that my parents just stood still without saying a word. They stunned and motionless as they heard about it. It was just like me who had to find a solution. I ran here and there, just like a detective to find out the bomb. It was midnight when suddenly, a huge wall clock rang loudly.... My hairs straightened whenever I recalled the sound. UUuuuu~ takut nak mampus................




As the sound went by, my instinct strongly said it is something about the creepy clock. I found a stairs and quickly climbed to reach it. Slowly, full of alertness, I peeped into the clock. The sound made me thunder, but still I wanted to figure out. "Tik! Tok! Tik Tok!"....... I smelled something dangerous inside. Sure enough, I tried to broke off the glass wall of the clock. To my surprised, it did not work. Even, I knocked it with a wooden chair, still the glass appear tough, with just few scretches... I came to my sense that maybe 'something' tried to 'protect' the bomb. With all my strength, I put both my hands on the glass and start reciting Ayatul Kursi... Clear and loudly... At the moment, I finished reciting, the glass broke into pieces.... Amazing huh?


My instinct was just brilliant! True, there was a bomb inside the clock. Quickly, I switched it off. The adventure continues as suddenly my eyes unknowingly focused on a golden, weird key hanging inside the clock. As I held it, a voice appeared in my thought. It said that the key existed for a door, situated seventh level underground. The voice showed me the view behind the chamber. ( Harry Potter! HAHA!) I could not remember exactly how the chamber was. But, really....... my heartbeat moved fastly...


And........ "Allahumma solli a'la Muhammad...." my alarm rang.... HAHA! Quickly, I washed my face. I could feel a deep thunder inside. Lingering to surrounding, phiewww... I feel released.... Miss tulip mimpi yang bukan-bukan. Kalian nak tahu kenapa?

Pertama, miss tulip tidur lepas Asar... Inilah padahnya... Syaitan selalu menganggu... Jadi, berhati-hatilah kawan dan sahabat. Jangan sampai anda menempah mimpi seperti ini...


Kedua, miss tulip belum solat Asar! Ini pun adalah akibatnya... Miss tulip bangun tadi, terus solat... Nauzubillah, takut bukan kepalang.... (T.T) Guys, utamakan solat kalian sebelum berbuat apa pun...


Konklusinya, entri kita kali ini berkaitan REM sleep di mana tidur jenis ini merupakan tidur yang nyenyak, dan pada waktu-waktu ini kita mudah mendapat mimpi. As far as I'm concern... HAHA! Tak tahulah betul ke tak... Sengaja nak letak tajuk entri ini, REM sleep, sebab baru lepas belajar tentang sleep and sleep disorder.... Cerita bab tidur ja, boleh buat satu bab! Amazing, isn't it? Okeh.. seruan Illahi memanggil... I got to go... Thanks guys... Assalamualaikum...

Monday, January 3, 2011

HARUS AKU BAIKI....

Assalamualaikum kepada sesiapa yang sudi menjenguk ke entri miss tulip buat kali ini...

Anyway, miss tulip berasa sangat senang hati hari ini... Semalam, miss tulip menjenguk sebentar kawan-kawan tulip di matrikulasi... Spend time with all of you for the whole day! Kinda fun and enjoyable... Thanks a lot guys! Sebenarnya geng, miss tulip berniat nak tidur sebentar buat setengah jam lamanya. Ini kerana otak miss tulip yang hampir meletup diasak dengan subjek subjek yang memerlukan pemahaman yang ekstrem seperti kimia, fizik, psychology dan math.. Sebelum miss tulip ke kamar beradu, terlanjur mengusyar blog sendiri... let me share with you something about myself, that is my WEAKNESSES!

Miss tulip yakin tanpa syak wasangka lagi dan berani mandi esok pagi dengan mengatakan bahawa setiap orang ada kelemahan masing-masing. Mustahil bagi seseorang itu mempunyai sifat kesempurnaan tanpa pernah berbuat kesalahan. Yang digelar ramai sebagai MR. and MRS. PERFECT pun mesti pernah jugak buat salah... Rasanya, semua orang pun sedia maklum, kan? Ini kerana di dalam Al Quran, telah tercatat...
"“… dan manusia dijadikan bersifat lemah.” [Q.S. An-Nisa’ (4): 28]. Jadi, mana mungkin manusia itu bersifat sempurna kecuali Allah s.w.t yang menciptakan setiap makhluk di dalam dunia ini. Dia Yang MAHA ESA....

Berbalik pada miss tulip sebagai subjek utama dalam entri ini, ingin miss tulip katakan di sini, miss tulip jua manusia biasa yang punya kelemahan, entri ini sekadar perkongsian dan bukanlah niat miss tulip untuk perkara lain. HAHA! Skema la ayat... ok.. steady steady...

PERTAMA!
Miss tulip seorang yang suka menangguh...
Ini kelemahan miss tulip yang sangat miss tulip sendiri tak berkenan. HAHA! Tapi, buat jugak... misalnya, miss tulip selalu siapkan assignment atau tutorial untuk satu satu subjek pada hari tutorial itu akan dibincang. Padahal, dah plan seminggu sebelum itu lagi nak buat tutorial. Bukan setakat letak notis atas kepala, siap tulis dalam buku nota. "IMPORTANT!" Tapi, last last, miss tulip bukak ja mata, dah sampai hari yang dinantikan. Tutorial jangan kata siap walaupun sikit, habuk pun takda! =) Menci ahhhh....

KEDUA!
Miss tulip seorang yang ego, ego miss tulip tinggi....
HAAA... Bagi kawan-kawan miss tulip atau sesiapalah yang mengenal diri ini, maybe ada sesetengah yang perasan, dan maybe ada juga di antara kamu, kamu dan kamu yang sampai sekarang tak perasan. Akhirnya, diri sendiri jugak yang terperasan sorang sorang. "Eh, egokah aku?"...
Ada masanya, miss tulip minta maaf dengan someone yang miss tulip memang respect dan maybe someone special dalam diri. Contohnya ibu dan abah, cikgu-cikgu, dan someone.. alah someone lah... kan... tapi, kalau dengan kawan-kawan,cukup susah... tambah-tambah yang memang dah ngam + sekatil sebantal ni... Buat julung-julung kali, miss tulip nak katakan di sini wahai kawan-kawanku, miss tulip minta maaf dengan kalian... SORRY GENG! adeh, setakat tulis bolehlah... nak cakap? huh... miss tulip diam ja... buat-buat tak bersalah... teruk, kan?

KETIGA!
cepat menangis... tangkap leleh....
Miss tulip perempuan... dan semua mesti tahu perempuan sinonim dengan perkataan menangis ini... Begitulah juga diri ini... Miss tulip paling pantang kalau nampak orang menangis... perihal apa pun berkaitan ibu dan bapa, mahupun ada orang marah...... dengan sepantas kilat... I'll cry... Sensitif dengan orang sekeliling yang miss tulip sayang, kalau miss tulip rindu pun, miss tulip akan nangis... Tension apatah lagi...

KEEMPAT!
miss tulip sangat clumsy....
Ini pun sinonim dengan perempuan, dan miss tulip salah seorangnya.... Buat kerja apapun, kalau tak sesuatu yang haru berlaku, bukan miss tuliplah namanya... Tapi, sekarang macam tercontrollah sikit... Alhamdulillah... Cuma, kadang-kadang, perangai gopoh tu terbit entah dari mana. Habis kucar kacir hidup... HAHA!

Guys....

Miss tulip sebenarnya ada banyak lagi kelemahan yang belum miss tulip perasan. Bagi miss tulip, apapun kelemahan kita, itu bukanlah satu alasan untuk kita berada di tapuk yang lama. Open your mind fellas! Even kadang-kadang kita tak sedar, kelemahan menjadikan manusia itu unik. Kelemahan menjadikan kita berbeza dengan yang lain. Yakinlah, Allah itu MAHA ADIL... Dia tahu yang mana baik, dan yang mana buruk buat hambaNya... Tugas kita, untuk berubah ke arah yang lebih baik... Walaupun dengan berdikit dikit... Terimalah diri kita seadanya... =)

Miss tulip terpaksa berundur dulu untuk entri kali ini... Mata miss tulip dah berat semacam...
I have to go... By the way, miss tulip perdengarkan kalian dengan lagu ini... by hannah montana... Nobody's Perfect!

Enjoy! =)


credit to xpabloxx1

Saturday, January 1, 2011

CHECK GIGI YOK!

Assalamualaikum geng sekalian....


Alhamdulillah... miss tulip baru habis makan ini... kawan-kawan masak ayam masak kurma.. YUMMY! Lama haa miss tulip tak makan... Anyway, sejurus lepas membuka blog ini, miss tulip ternampak satu berita dari seorang blogger, Cheqpjoy... Al fatihah miss tulip buat pelakon yang sangat miss tulip kagumi, Faizal Yusof. Agak terkejut miss tulip mendapat tahu berita tersebut, dalam seusia 33 tahun, beliau sudah pergi menghadap Illahi.. Benarlah, kematian tidak mengenal usia dan siapa kita... Bertaubatlah segera para stalkers sekalian... Bersama-samalah kita...


Perihal entri kali ini, turut membawa kepada salah satu azam miss tulip... Mahu lebih menjaga penampilan diri... Sebelum ini, miss tulip cuma mengendahkan yang basic, tetapi belum menjaga dengan lebih terjaga lagi.. Adeii... susah nak explain... Maksudnya, miss tulip mahu lebih komited dalam menjaga penampilan... HEHE... Menurut teacher Bio miss tulip, tak ramai rakyat Malaysia yang berjumpa dengan doktor gigi untuk membuat pemeriksaan. Jarang-jarang orang mengikuti perkembangan kesihatan gigi mereka...


Mujurlah sewaktu alam persekolahan, ada khidmat rawatan gigi... kalau tak, agaknya seumur hidup ya, sah! tak pernah check gigi... HAHA! Crap this nonsense.. Ok, Miss tulip berniat lama dah nak check gigi, tapi tak tahu nak pergi dengan siapa... Nasib baiklah, ada seorang kawan ini nak jumpa doktor, nak tampal gigi.. So, miss tulip ambil kesempatan yang berharga ini untuk membuntuti beliau ke USM Dental Care. HEHE...


Kalian tahu tak macam mana rusa masuk kampung? Macam tu la miss tulip masa nak mendaftar. HAHA... Kelakar... Lepas tu, slow slow tarik nafas, cool down... tak nak obvious sangat ke'gelabah'an miss tulip. Time tunggu turn, miss tulip dengan kawan terdengar bunyi budak jerit-jerit kat dalam. Aduhh.... Psycho betul, kenapa pulaklah budak tu jerit.. Serius ketar kepala lutut miss tulip. HAHA! Doktor macam manalah miss tulip ini... Abang nurse kat kaunter perasan agaknya tengok miss tulip cemas semacam, terus dia beritahu, " Budak tu nak cabut gigi ja..." Miss tulip senyum... Dush! Control sikit IYLNI!



HAHA! Al-kisah bila nama miss tulip dipanggil nurse, miss tulip macam biasalah... gelabah lagi... Masuk-masuk bilik, tak tahu nak buat apa, macam patung tercegat sebelah pintu, sampailah nurse suruh miss tulip duduk atas kerusi khas... Overall, semuanya berjalan dengan lancar. Nurse nurse agak garang... Tanya banyak kali,macam nak marah ja bila menjawab... Rileks lah... CHILL ok? Maybe tekanan sebab banyak kerja... Dah itu tugas kalian, apa kata kalian take it easy... Mesra rakyat lah sikit...


Hasil pemeriksaan gigi miss tulip, Alhamdulillah... doctor Arab bagitau, no problem... kalau nak buat rawatan pun, cuci gigi macam biasa sahaja... Gigi miss tulip dalam kondisi sihat alwalafiat... HEHE... I'm glad to hear that... Bayaran yang miss tulip kena cuma RM3, duit pendaftaran, pemeriksaan awal free... Kalau kena ubat, barulah di'charge'. Katanya, disebabkan kami student swasta...


Ok then, miss tulip harap kalian semua rajin-rajinlah menggosok gigi. Belajar teknik yang betul, supaya kuman-kuman dan bakteria terhapus dengan jayanya... Bukannya susah pun, kan? Rajin-rajinkan diri... Kebersihan separuh dari iman... Amalkan gaya hidup sihat untuk kehidupan yang lebih inovatif! =)

Friday, December 31, 2010

MELANGKAH KE TAHUN BARU


Assalamualaikum kawan....

Bermulanya detik 12.00 tengah malam, kita sudahpun melangkah ke alam baru, ke tahun baru... Apabila kita menyebut tentang tahun baru, dalam kepala masing-masing sudahpun terbayang azam untuk lebih memajukan diri mahupun meningkatkan prestasi masing-masing... HAHA! Tak tahulah pula kalau ada yang mahu merosakkan diri apabila berada di tahun baru. Jaranglah kan kita ketemui manusia-manusia sebegini.

AWAS! Perkara yang sinonim dengan malam tahun baru ini, pergaulan bebas sering berlaku bila ada konsert di mana-mana. Bukanlah nak kata, tetapi boleh dikatakan benda macam ini merupakan benda yang wajib terjadi! OH NO! Apalah nak jadi dengan remaja kita... Terutamanya, maaf saya katakan, remaja melayu terutamanya terjebak dalam kes-kes seumpama ini. Sungguh miss tulip katakan, remaja melayu amat berbeda jika dibandingkan dengan remaja terdahulu. Ke mana hilangnya kemelayuan kita? Tiada lagi sifat sopan santun dan malu, semuanya 'open'... HAH! Apalagi, macam manalah tak terjadi kes-kes yang teruk lagi memalukan ini? Fikir-fikirkanlah...

Melangkah ke tahun baru.... miss tulip belum terasa mahu memasang apa-apa azam.. takut tak menjadi, cuma miss tulip mahu berubah ke arah yang lebih baik... Bezanya kali ini, miss tulip tak mahu mengkhususkan perkara tersebut, biar berubah slow slow... Asalkan nampak sedikit demi sedikit perubahan... Miss tulip mahu berusaha lebih keras sedikit untuk mendapat 4.00 flat.. yahh... Exam semester 2 bakal tiba, tiada masa lagi untuk bersenang lenang. Miss tulip kena paksa diri untuk terus belajar... Kalau tidak, masa akan terus meninggalkan kita... Rugi, tahu?
Kepada ibu dan abah miss tulip, miss tulip ingin berbakti kepada mereka sepenuhnya. Caranya? Miss tulip tentukan... Hal personal beb! miss tulip tak bisa kongsikan di sini... =) Buat sahabat-sahabat miss tulip yang terchenta, semoga kalian senantiasa tabahkan hati menempuh ranjau hidup ini, teruslah melangkah, jangan menoleh ke belakang... NAMUN! Kadangkala, menoleh ke belakang jua ada gunanya, sejarah kita jangan dilupa... Asal-usul kita jangan luput dari ingatan.. Ingat! Berpijak di bumi yang nyata.. Teruslah berusaha menegakkan agama dan bangsa.. Kalian mampu kalau itu yang kalian hajatkan because "where there's a will, there's a way"...
Akhir kata, miss tulip ucapkan 'SELAMAT TAHUN BARU 2011...!!!!
** Happy always and double up your effort for a better life...XOXO~**

Thursday, December 23, 2010

Congrats sis!

Assalamualaikum braders and sisters yang sudi menjenguk seketika entri miss Tulip pada kali ini...

Miss Tulip sedang menaip entri ini dengan amannya di rumah. Betapa amannya atmosfera di sini dengan kesejukan angin malam yang membuai... ahhh... miss Tulip berangan lagi... Ok guys, kita tinggalkan angan-angan miss Tulip yang overacting ni... Apa kata kita tinjau makna di sebalik title entri kita yakni... "congrats sis!"

Dua puluh minit sebelum miss Tulip sign in di sini, miss Tulip mendapat berita bahawa satu-satunya sepupu perempuan miss Tulip yang terdekat, telahpun mendapat keputusan PMR beliau semalam. Rasa-rasanya, semua pun semalam merupakan hari keramat bagi pelajar PMR tahun lepas. Setelah sekian lama merasakan debaran untuk mengetahui result yang bakal diperolehi, akhirnya pada tarikh 23 Disember 2010, semuanya telah dibongkar. HAHA... Ceh! Macam rahsia kerajaan ja bunyinya...

Miss Tulip ada dua orang sepupu terdekat yang dapat result PMR untuk tahun ini sebenarnya. Yang seorang ni, ada pak lang miss Tulip, he is a boy... Quiet pendiam... tak cakap banyak, tapi mamat bongsu ni, minat bola ya amat... Team feberet beliau, team Malaysia... Bagi miss Tulip, dia lain dari yang lain. Ya lah... Mengikut tinjauan miss Tulip, tak ramai peminat bola sepak di luar sana yang meminati bola sepak Malaysia.. Rata-ratanya, mereka lebih meminati team team luar negara dan kelab-kelab Barat. So, miss Tulip agak 'respect' di situ dengan dia..

Result beliau, 4A 4B... Congratz boy! Walaupun hang busy memanjang dengan aktiviti bola sepak hang, kak Iylni memang respect dengan result yang hang dapat... Keep it up boy! Bukan senang tau kaki bola macam hang nak bahagi masa dengan pelajaran dan minat. Anyway, you really did it! Syukur, Alhamdulillah... Teruskan usaha hang naa... Bola, bola gak... Belajar tuh, biaq sampai sukses tau...

Begitulah luahan rasa miss Tulip untuk sepupu lelaki miss Tulip yang kini menetap di Manjung, Perak nuh... Miss Tulip tujukan jua buat sesiapa yang mendapat result sedemikian rupa, tahniah sekali lagi... !! Tak perlu kecewa, sebab kalian dah buat yang terbaik... Cuma, kata orang, tiada rezeki... Mungkin ada hikmah di sebalik semua yang terjadi.. Siapa tahu, kan?

Buat sepupu yang disayangi, Nurlina Hanis... Kak Iylni ucapkan sejuta tahniah pada kamu. Bukan senang 'candidate' yang selalu keluar masuk hospital dapat result 6B2C... Tiada apa yang perlu dihairankan, dibimbangkan dan diperlekehkan. Result kamu amat amat amat menakjubkan! Sesetengah orang mungkin tidak mengetahui masalah kamu, biarlah... Yang pasti, di mata kak Iylni, kamu hebat...

Kalian tentu jarang ataupun tidak tahu mengenai suatu penyakit yang dinamakan S.L.E... Di sini, ingin miss Tulip bawakan suatu kisah benar, yang berlaku pada sepupu miss Tulip sendiri, bukan sepupu jauh-jauh, bahkan sepupu rapat miss Tulip... Syukur, Alhamdulillah... Kalian dan miss Tulip diberi peluang bernafas dan hidup dengan bebas di muka bumi ini tanpa sebarang masalah, sihat walafiat dan mampu bergerak mengikut keinginan sendiri.

Buat pengetahuan kalian, penyakit ini boleh dikatakan wujud hanya satu dalam sejuta. S.L.E stands for systemic lupus erythematosus. Penyakit ini terjadi apabila sistem immuniti dalam badan menyerang sendiri sel-sel badan dan tisu dalaman. Peluang untuk penyakit ini terjadi dalam kalangan perempuan lebih tinggi daripada lelaki. Dan, salah seorang yang kurang bernasib baik ialah sepupu miss Tulip...

Miss Tulip menyaksikan sendiri masalah yang dihadapinya, dan kalian bayangkan bagaimana dia 'survive' bergantung dengan ubat-ubatan sepanjang hayatnya. Semuanya bermula, sejak dia menghidap demam yang berlarutan. Sehinggakan dia terpaksa dimasukkan ke dalam wad untuk rawatan. Doktor mengesahkan dia menghidap demam kepialu pada mulanya, namun selepas tempoh rawatan, dia masih menghidap beberapa masalah.. Pernah suatu ketika, badannya mulai susut dan ada tanda-tanda seperti kesan parut di muka, dikenali sebagai 'butterfly rash'. Miss Tulip dan adik beradik yang lain tidak mahu bersuara tentang perkara itu, malah cuba sedaya upaya untuk menggembirakannya... Tak mahu dia bersedih...

Kemudian, tidak lama selepas itu, 'butterfly rash' mulai hilang, dan dia sihat seperti biasa. Dijangkakan dia sudah beransur pulih, namun gejala yang lain pula muncul. Begitulah seterusnya sehingga kini. Miss Tulip ingat lagi, kami bercuti sekeluarga, sehinggakan ada ketikanya, dia terlupa menelan ubat. Petang itu, dia mula sakit-sakit. Badannya begitu lemah. Namun, tidak begitu ditunjukkan kesakitan yang dialami. Sedihnya miss Tulip rasa, tak mampu menolongnya dengan cara yang lebih mudah daripada bergantung dengan ubat-ubatan itu.

Remaja lain yang seusia dengannya, melalui hidup yang ceria dan boleh enjoy dengan sepuasnya. Apakan daya, dia tidak seperti remaja biasa. Keluar masuk hospital untuk mendapatkan rawatan adalah perkara normal bagi dirinya. Berapa kali darahnya diambil untuk pemeriksaan demi pemeriksaan. Sehinggakan sebahagian besar lengannya lebam kesan daripada itu. Bagaimana mahu belajar jika setiap bulan terpaksa tidur di hospital untuk mendapatkan rawatan lanjut. Kadangkala, sehingga sebulan terpaksa meninggalkan sekolah. Jadi, anda fikir bagaimana?

Ingat lagi sewaktu dia melawatku di MRSM. Miss Tulip tahu keinginannya yang berkobar-kobar mahu menjadi pelajar MRSM seperti miss Tulip. Ahh... Sedihnya miss Tulip tak mampu menolong... Cuma, kata-kata semangat yang mampu miss Tulip beri, " Hanis boleh lah... Senang ja PMR... Macam math tu, buat lah latihan banyak-banyak..."... Tetapi, suatu alasan yang diberinya pada miss Tulip, " Tapi, kak Iylni, Hanis tinggal sekolah sebulan, orang lain semua dah belajar chapter baru, Hanis yang awal-awal pun tak mahir lagi... Makin susah la... Macam mana ni, kak Iylni?".... Miss Tulip terdiam, tapi masih cuba menahan kesedihan. " Takpa takpa, Hanis belajar slow slow.. Try tanya kawan-kawan yang 'terror', takpun tanya cikgu..."... Miss Tulip hilang kata-kata, terus menukar topik...

Memang miss Tulip yakin 100%, kalaulah dia tidak menghidap penyakit ini, dia mampu pergi lebih jauh. Buktinya, sewaktu UPSR, dia mendapat 5A... Nangis miss Tulip dengan kakak mendapat berita berkenaan, meskipun dia sakit, dia mampu berjaya seperti orang lain. Mendapat tawaran sekolah yang hebat, tetapi terpaksa menolak kerana masalah kesihatan. Tahun ini juga, dia terpaksa masuk ke hospital sekali lagi kerana menghidap penyakit glaukoma, sejenis penyakit mata, turut berpunca daripada S.L.E. Glaukoma merupakan penyakit berkaitan tekanan yan tinggi di dalam cecair mata yang membawa kepada penglihatan yang kabur dan memberi kesan kepada saraf. Sehinggakan, jika dibiarkan, lama kelamaan penglihatannya cumalah terhad seperti menjenguk melalui lubang kunci yang kecil.

Rawatannya pula bukanlah dikendali oleh doktor-doktor biasa. Mereka semuanya pakar. Disebabkan itu jualah, miss Tulip mahu juga menjadi pakar. Semoga miss Tulip mampu membantunya kelak. Rawatan yang disediakan bukan di sini, tetapi di Hospital Selayang. Terpaksalah uncle dan auntie berulang-alik dari kedah ke sana setiap bulan untuk merawatnya. Tetapi, sungguh mereka kuat menghadapinya. Namun, tahukah juga kalian? Setiap ubat yang ditelannya juga, memberi impak pada dirinya. Kakinya mulai bengkak dan dkerapkali dia terpaksa ke hospital untuk mengurangkan bengkak tersebut.

Namun, percayalah Nurlina Hanis, kamu memang seorang yang hebat. Ada hikmah Allah menentukan setiap suatu perkara pada hambaNya. Cuma, kita, manusia biasa harus sentiasa berusaha walau adakalanya, memang dugaan yang di hadapi hampir-hampir mencabar kekuatan diri. Kak Iylni percaya, Hanis perlu diberi peluang. Sampai bila-bila pun, peluang itu masih ada. Teruslah berusaha....


Nurlina Hanis... dan family.... Cheer up girl... And live your happy life!

Sunday, December 19, 2010

STAY UP... RASANYA...

Dear my fellow guests...

Entri kali ni, takda mood nak tulis dalam English.... BM je lah ye... Reason selama ni miss tulip tulis entri dalam English, bukan untuk menunjuk ke'terror'an menggunakan bahasa tersebut, jauh sekali nak berlagak ke, bongkak ke, angkuh mahupun yang seangkatan dengannya... Miss tulip ada reason yang kukuh lagi mantap, yakni mahu menguasai peperangan yang bakal tercetus bulan April atau Mei tahun depan... Peperangan IELTS... Bagi sesiapa yang belum mengetahui apakah IELTS itu... miss tulip rasa, masing-masing kalau sekali pandang 5 huruf ni, mesti tahu perkataan ni singkatan bagi sesuatu... kan?

IELTS, stand for International English Language Testing System...So guys, daripada lima perkataan yang miss tulip taip ni, tentu semua orang dah terbayang apa kes dengan IELTS ni... Untuk pengetahuan stalkers semua, IELTS ni lebih kurang macam MUET... yakni, nak menge'test' level English seseorang. Cara mungkin berlainan sedikit... Tetapi, matlamat yang sama seperti miss tulip cakap tadi... Apa pun, doakan miss tulip lulus dalam ujian ni, tak banyak kena dapat, Band 7.5 ja... ( cakap senang la, mau bikin tu setengah mati... T.T)

Ok, sebelum mulut ni melalut lagi jauh tentang IELTS ni, kita kembali kepada topik diskusi yang asal, perihal stay up... Pertama sekali, kenapa miss tulip nak tulis pasal benda ni? Sebabnya, miss tulip baru ja stay up semalam.. dan.. makluman semua, miss tulip bukak ja mata pagi tadi, dunia macam nak terbalik... pening beb! Lepas blog stalking, miss tulip tidur balik.... Kepala memang berat sangat... Mungkin kerana dah lama pencen daripada terlibat dengan stay up ni, sebab tu lah... Akhir sekali yang miss tulip ingat, miss tulip stay up dengan Cik Nad time esok tu paper Chemistry SPM.. 4.30 pagi baru tidur... Study last minute.. Tu la natijahnya... =)



Kenapa orang stay up? Depends... Kalau students, selalu reason yang diberi nak study la.. apa lagi... Tapi, untuk orang orang yang ada ataupun memiliki ataupun mempunyai buah hati, kadang-kadang stay up sebab nak melepaskan rindu.. calling calling... (macam dah biasa ja miss tulip... ehem2... off the record,k?), takpun yang saja saja stay up, nak membuang masa, enjoy surfing takpun kacau orang lain studi... HAHA! Ni pun miss tulip penah berkecimpung gak... tetambah lepas habih exam, memang hobi sampingan... kalau time bulan mengambang, lagi syok stay up... tidur lambat, bangun pun boleh lambat... hehe...

Bila selalunya kita stay up? Malam sampai ke pagi la.. apa lagi! Heh, bukan itu maksud miss tulip... What I mean is pada time time bila selalunya kita stay up? Lebih kurang sama kan dengan soalan miss tulip yang asal? Aha.. yalah tu... Iyakan ja... Ok guys, pada pendapat dan survey miss tulip, musim stay up ni akan banyak berlaku bersamaan/serentak/seiring sejalan dengan musim peperiksaan... Last minute punya hal ok? Last minute... Berbincang pula mengenai study last minute ni, kebanyakan students mengakui keberkesanan study last minute, katanya bila belajar dalam tekanan, semua fakta dapat diserap ke otak dengan lebih cepat... (siapa yang bijak berkata-kata tu?miss tulip... diam diam suda....) Lecturer miss tulip penah berhujah, anda mahu belajar untuk ilmu atau belajar untuk exam? Nilai diri anda... dan jawapan miss tulip... off the record!... hehe...

Sampai waktu kemuncak time kalian nak stay up, kalian akan tetap mengantuk... betul tak? Lumrahlah tu.. Jangan risau, anda memang normal... Tambah-tambah stay up untuk study bio ke, sejarah ke, atau apa-apa yang seberkas, seikat atau sejambak dengannya... Di sini, ingin miss tulip kongsikan dengan anda semua kaedah-kaedah yang pernah miss tulip amalkan untuk stay up dengan lebih lama... :

  1. Kalian kena tidur petang, sekejap pun ok... Miss tulip bukan jenis orang yang sporty.. tapi, selalu menang pingat acara balapan tu biasalah, tapi tapi takla minat sangat pun sport sport ni...=P Maka dengan itu, miss tulip jadi sleeping beauty (sengal laa...) sepanjang petang... At least, bila nak stay up, miss tulip boleh recharge ketahanan mata untuk terbuka luas sepanjang malam....

  2. Benda ni common dah orang buat termasuk orang yang common macam miss tulip ni... Minum minuman yang berkafein.. terutamanya nescafe... tak pun, kopi radix... tak pun, tongkat ali... hehe... =) Tapi, pesanan miss tulip, jangan amalkan selalu pengambilan minuman berkafein, tak baik untuk kesihatan... Rasanya kebanyakan orang tahu tentang perihal ni.. Tambah membawa maut, sekiranya kalian menggunakan pek sachet 3 in 1... Serius miss tulip khabarkan, kalau anda sayang nyawa dan orang sekeliling... beware!

  3. Buat apa susah-susah nak bahayakan diri, miss tulip tahu cara yang lebih selamat sekaligus boleh memanjangkan hayat hidup kalian. Selalunya, kalau mata miss tulip dah penat sangat untuk studi... miss tulip akan cari inisiatif lain untuk terus jadi burung hantu... Rasanya Cik Nad ngan Cik Riiko pun tahu... Macam ni, kalian bukak video video yang trigger kalian untuk bergerak... HAHA! Dengan maksud yang lain, menari... Kalian boleh jadi rockstar sebentar untuk hilangkan kemengantukkan kalian... Tapi, jangan terlebih lebih pulak... Bila dah stabil, sambung balik pekerjaan anda ye... Contohnya muzik video hindustan seperti di bawah...


    credit to danishkhan52

  4. Last tip miss tulip, bila study tu, cubalah cakap balik fakta yang dibaca kuat-kuat... Aktifkan diri dengan bercakap... Bila kita bercakap, akan timbul sikap ingin berusaha ingin betul-betul faham dengan apa yang dipelajari.. Ini pendapat tulus miss tulip.. Kalau kalian rasa miss tulip ni auta ja banyak, tak palah.. miss tulip tak rugi apa-apa pun.. Bagi miss tulip, biarlah orang sekeliling nak cakap apa pun... Asalkan kalian tahu matlamat yang mahu kalian capai... Jangan mudah mengalah, where there's a will there's a way... ok?

Ok guys, dah lama miss tulip berceloteh tentang menda alah ni... Harap kalian terhibur.. Yang mana stalkers rasa stalkers berkenan nak cuba, cubalah... Tapi, ini satu lagi, last punya pesanan daripada miss tulip, stay up, stay up jugak, tapi... beringatlah! Keesokan pagi, anda sebagai muslimin muslimat ada tanggungjawab, faham kan? Jangan sampai stay up, tapi bangun Subuh pukul 7.30... Tak pun, tak solat langsung! Tegasnya ingin miss tulip katakan di sini, cari redha Allah dahulu... Tanpa redhaNya, jangan mimpi hidup kalian senang lenang, kita berusaha macam mana pun, percayalah, usaha anda sia-sia... Pesanan ini buat semua juga buat penulis blog ini... InsyaAllah...


Terima kasih untuk lembaran kali ni... Senyum sokmo... =)

Saturday, December 18, 2010

To have a brother, I wish...

Dear stalkers!

Suddenly this topic came across my mind. Twink! Just now, I stalk my friend's facebook...
HAHA! A feel of jealousy feel my atmosphere, as I saw his brother, post on her wall... I just like the way her brother encourages her to study hard... =) I love that!

At least, my friend has an inspiration to struggle hard in order to achieve her dream. His brother is taking MD in one of top universities in UK... Urghhh!! Make me jealous again... I always ask my friends? "Best tak ada abang?"

They will say, " Oh... Biasa biasa jaa...", " Haa? Tak rasa apa apa pun... Biasalah..."
Is it true? For me, seems it is so wonderful to have a big brother... HEHE...

I know, everything is being written by Allah... I have a sister, I admit for the last time here.. Last time, ok! No more after this... Her face is so photogenic! Whenever she took a photo, really, she's pretty cute.. but, the one I can't stand is her nag... Ahh... I hate it! =)
My little brother, Nashrul... He's the bestiest of mine... He's the one that I can ask for helping me on something and share same kind of interests...

Talking about having a big brother, I've once have when I was in Form 3. HAHA! What I mean is 'abang angkat'... For your info, we met when we took part in Pantun Carnival.. That's the beginning of it....=) Actually, in our Pantun team, there were two boys and two girls, including me. I was the youngest among them! Kak Fatin, Form 5 and the other big brothers were both in Lower 6 at that time.

Sorry guys if this is such a bored story, but I still want to write it though... =P
Our first meeting made me feel awkward to talk to them, especially those two big brothers.. even to say hii...
Hey! That's me... *wink*
The next day after the meeting, when I was checking the students uniform ( HAHA! Guess what? I'm a prefect at that time...) but then, a Sis came to me and told that someone wan to adopt me as his sis... HAHA! I did not know how to react at that time... Really, I was stunned!

As usual, I told my friends about that proposal... cecece... proposal la plak... Even I still did not recognize their names at that time. All I knew, I want to finish the Carnival as soon as possible.. Urghh... The situation made me unease... I did know how to react with someone older than me, especially senior boys...

HAHA! Actually, I misunderstood... I thought my adopt brother is the other one.. *sigh!* termalu sendiri plak... I admired the other big brother, even he was not my brother, I feel more comfortable with him... Dia taklah serius... easy-going... =) After STPM result is announced, he got an award for the best student in Penang.... He's picture at the front page at that time! HAHA!


Here they are! Hard to find it! Sorry guys... This seems not clear though...

The one who is my brother ( tak pakai tie!)

** sorang lagi.... HEHE! yang I misunderstood tuh**

Anyway, this is the best moment ever... Seems that I was famous among them at that time! HAHA! Daydreaming again... =)

** Miss that moment.... Miss all of them.... Miss Form 6!! =) **


Thursday, December 16, 2010

Verbal Abuse?

Dear fellas!

Do you know something about the title? HAHA! Skema la plak.. So, guys, this is one of the topic that all pre-meds are going to discuss during the group discussion. But, actually, mine is substance abuse and the other one more topic is physical abuse. LOL! I love to write about this as I'll tell you what we gonna discuss later... Stay tuned! =)

But, first, let me explain to you a little bit regarding verbal abuse. Comes from the words verbal itself, it means that we abuse others with words and through writing. We do that, almost because of insatisfaction, and we want to make someone feel annoying. All that I can conclude is the verbal abuse happens whenever we make someone hurt through our words whether it is spoken or written. My friend suggest that the other name for verbal abuse is MENTALLY abuse. Yaa... I think so... =)

Commonly, how we address someone usually related to the verbal abuse. If we hate him or her, we will call  the other name instead of his or her own name that seems so annoying. You get it, right? The verbal abuse can happen in a love relationship, such as coupling, marriage and also with other relationship between two persons. What I want to say here is about the fact stated that usually in a love relationship, or marriage, women are the victim for the verbal abuse, and men are the one who always abuse their wives. Is it correct?

Now, let see... me myself experienced in having a love matter with a guy. All I know is, I was the one who always nagged him whenever I thought that he did wrong towards me. BUT, what the guy did? He kept quiet till the end without saying anything. AND, lastly, he will just admitted his mistakes without defending himself. One of my friends, explain to me why they( kaum adam...) behave like that. He says that, yaa... because of their love toward the ladies, how come they hurt their beloved one...Instead to do the same like women, they prefer to admit their mistakes although they are innocent. So, this is a MAN!

A few of my friends agree with the statement, that MEN IS THE VICTIMS OF VERBAL ABUSE... =)
So how about you, fellas? Whenever I read in the novel, or through my parents itself, it is always vice versa with the fact. Yaa... maybe there are guys who abuse women verbally, as they expect that their wives are beautiful as they thought, so they let the women down by saying that she is not so pretty, and have to do the pastic surgery or anything else.... BUT, nowadays, the cases are rarely exist, as men today are more open-minded than previously, and they know how to judge a woman sincerely. Keep it up, boys! =)

Okay then... I'll leave you to think about this matter... Kokokrunch is waiting! Daa.... =))

Wednesday, December 8, 2010

My ReVieW of WeIL ChINa~

Dear fellows....

Weil China... HUhu... First time I glanced through this book of 235 pages, I've been wondering why I must read it, and for me it seems there's no such thing as attractive or what... Just an ordinary book with a bored title written on it, WEIL CHINA...

As I passed through a few pages, I started to realise how the storyline made me touch and fulls with patriotic... HeHE... I really mean it.. =)) Though, I thought that I might be not understand the content as the title seems to have a deep meaning, HAHAHA! actually, me myself do not understand the meaning of Weil.. That's why!

This book is written by a Muslim woman, named Emine. She wanted to dedicate it for Muslims in Turki... I just love the way of how she write the story, really really awesome!! Two thumbs up! There's part in the novel which my tears nearly fall down... Especially, at the moment when Qan ( the hero!) came to realise about his parent's love... =)) The plot is so amazing... Wawawawawa....

Hahaha... Have to stop here! I am starving!! keyh... Enjoy the book... Five stars!

Sunday, September 19, 2010

I'm Accelerating!

Dear awak, blink2!

Aku sekarang ni, menghitung detik-detik melangkah menuju ke final exam...
Bermula dengan lafaz Bismillah... Aku perlu lebih bersedia mulai sekarang, untuk memastikan 4.00 flat berada di genggaman!

Tarikh keramat sudah semakin mampir... 11 Oktober,, final exam!! Here I come!!
Biology perlu aku faham dan hafal yang mana patut... Minat kena ada Iylni... Minat!! Itu penting!!

For Chemistry,, I must memorize the steps to answer the questions!! Don't wanna loose marks!! Iylni,, fokus itu penting!!

Mathematics.... More exercise Iylni!! Perfect practices make perfect!! Ringankan mulut bertanya... Tanya dan Tanya lagi.... Kerajinan itu penting!!

Kesimpulannya, formula untuk 4.00 flat!!
- Minat!!!
- Fokus!!!
- Rajin!!!

Jangan lupa Iylni, berdoa selalu,doa itu senjata orang mukmin... Mathurat!! Jangan tinggalkan... Formula penyokong untuk kejayaan yang lebih mantap!! Lastly, I'M ACCELERATING!!!

Thursday, August 26, 2010

CN Blue?? WhoaAA....

Dear awak, blink2!

Edisi kali ni ingin aku sorotkan and share dgn you all minat aku sekarang.... cecece... edisi la plak...
hehe... semuanya bermula bila aku ditakdirkan hidup dengan peminat-peminat fanatik korean kat putra villa...

Introducing to you olz!!! Peminat yg fanatik tuh :



*** Dayang Ezaimah!
*** Dazuin Maryam!

Hah,, minah berdua ni kalau tak bukak satu website korean ni tak sah! KPOP kot... ha'ah,, cam tu la gamaknya tajuk website tu...

Okeh guys,, berbalik pada minat aku sekarang...
Dulu, biasa2 je, first group Korean yang aku kenal, Super Junior... hehe...
Tapi, aku taklah suka sgt... bila lama-lama dgr.. dah tak minat plak... sebab dah bosan...

Then, kat maktab dulu, kredit to Atiqah Adni!! Dia kenalkan aku dengan Wondergirls,Nobody! hehe... suka gak tuh... sampai sekarang suka lg.... ^_^

Boleh la.. overall okeyh2 saja... quiet interesting to hear their songs~

But now, I am more addicted to CNBlue...

When talking about them, the one I admired the most is Yung Jong Hwa, the vocalis... Sebabnya, dia sangat kiut plus vocal dia yg sedap, before this, he once acting in one of the Korean drama that is You Are Beautiful, playing as Kang Shin Woo. Hmm... Become more addicted when I know about one of Korean reality show, We Got Married, featuring him and Seo Hyun from SNSD as a couple in the show.. How cute!!! hehe...


Here they are....


PheeWitt!!!

Jong Hwa and SeoHyun... CecE...

PoSe Time We Got MaRriED!

Kiut x? Jong Hwa... hehe

CNBlue...

Let me introduce to you..... Yong Hwa..... hehe...

Profile





Name: Jung Yong Hwa (정용화)
Birthdate: June 22, 1989 ( dekat ngan bufday aku!! hehe... CAnCEr)
Birthplace: Yeoksam-dong, Gangnam-gu, Seoul, South Korea
Blood Type: A
Height: 180cm
Weight: 63kg
Skills: Clarinet, Beatbox

Enjoy this song, LOVE.... Tell me why!! why!! why!! hehe....


~ The End ~

Wednesday, August 25, 2010

UnTuk TaTaPan SeMUa... Jeng3!! Hehehe... CerKon~

Andai Itu Takdirnya… Ku Terima…

Oleh : Nurul Iylni Mohamad Noor


Bayu desa berhembus lembut di petak sawah. Sepasang mata terhibur tatkala melihat unggas terbang bebas membelah ruang atmosfera. Senyuman terukir di bibir, menyingkap seribu makna. Melihat suasana yang begitu indah, hati wanitanya terusik. Dirinya turut bahagia menikmati keindahan alam. Jauh di sudut hati, hanya dirinya yang mengerti perit kehidupan yang dialaminya. Tidak seindah yang disangka. Mujurlah dia tidak mudah rebah menghadapi onak duri yang menjalar di setiap liku-liku perjalanan.


“ Kak Nurul, sibuk?”, suatu suara menyapanya dari belakang.


Nurul Iman tersentak dari lamunan. Nostalgia lama yang bermain di mata, semakin kabur, sejurus hilang dari pandangan. Matanya beralih arah kepada seseorang di hadapannya. Nursyura, manis berkurung hijau memegang sekeping kertas dan sebatang pen di tangan kanan, tersenyum manja. “ Eh, tak adalah. Kak tak sibuk pun. Kenapa dik?”, lembut Iman menyahut adiknya.


“ Adik nak tanya kak Nurul satu soalan, boleh?”


“ Ye adik, apa soalannya. InsyaAllah kak Nurul jawab”, jawab Iman, sejurus melabuhkan punggungnya di hujung katil. Nursyura ikut duduk di tepi kakaknya. Iman tidak pernah jemu mengajar adik-adiknya pada waktu lapang. Masanya sentiasa terbuka untuk mendengar masalah mereka sama ada berkaitan mata pelajaran sekolah, mahupun sekadar luahan perasaan tentang kehidupan mereka yang semakin menghimpit. Nursyura, seorang adik yang paling kompetitif. Dalam ketiga-tiga adiknya yang lain, Nursyura paling menonjol di sekolah. Bukan itu sahaja, wajahnya yang manis dan budi pekertinya yang sopan, sering menjadi bahan bualan pelajar dan guru di sekolahnya. Nurul Iman jua begitu. Kata kawan-kawannya, Nursyura banyak mewarisi sifat Nurul Iman.


Nurul Iman hanya tersenyum apabila mendengar komen sebegitu. Namun, tidak siapa tahu susah dan payah melalui ranjau kehidupan yang nyata mematangkan diri mereka. Nurul Iman bersyukur dikurniakan adik-adik yang memahami keinginannya untuk terus belajar hingga ke menara gading. Sepeninggalannya ke universiti, dia sering berpesan kepada adik-adiknya agar terus belajar memajukan diri agar dapat membela nasib keluarga.


Kehimpitan yang dialami Nurul Iman dan adik-adiknya semakin bertambah sejurus pemergian ayahanda tercinta. Iman tidak dapat menidakkan Qada’ dan Qadar Ilahi, malah, dirinya sentiasa berdoa agar ibu dan ayahnya bahagia bersemayam di sana. Tiap kali dia berdoa, tiap kali jua air matanya tumpah membasahi pipi.


Betapa dia menghargai saat-saat bersama ibu dan ayah. Sungguh dia tidak menyangkal tanpa mereka, mana mungkin dia mampu bertatih dan akhirnya berjalan di atas kaki sendiri. Apabila memikirkan nasib dirinya, Nurul Iman tetap bersyukur, kerana dia masih mempunyai adik-adik yang begitu sayang kepadanya. Jua seseorang yang hadir dalam hidupnya, menambahkan lagi kekuatan untuknya menongkah arus kehidupan.


Ikmal Syafiq… ketulusan hatinya telah sedikit sebanyak menambat hati Nurul Iman. Perkenalan mereka sejak di Tingkatan Tiga, berdiri utuh sehingga sekarang. Persahabatan yang terjalin kerana jawatan yang dimiliki di sekolah, sentiasa mendapat perhatian rakan-rakan sekeliling. Mereka sering diusik apabila berselisih di jalan. Sekali lagi, setiap kali Nurul Iman diusik, dia hanya tersenyum. Bisu seribu kata. Dia tidak mahu terlalu menaruh harapan, kerana Ikmal memiliki segala-galanya yang tidak mampu diraihnya. Apabila fikirannya asyik memikirkan Ikmal, sejurus dia beristighfar, mengembalikan ingatannya pada yang Esa. Ikmal bukan calang-calang orang.


Dia bukan sahaja bijak di sekolah, tetapi juga mempunyai kepimpinan dan keperibadian yang menyenangkan. Namun begitu, hatinya tidak mudah dipancing mana-mana perempuan. Ikmal boleh dikatakan popular di sekolah. Dia mendapat banyak surat cinta daripada peminat misteri. Tetapi, ternyata hanya seseorang yang telah singgah di hatinya, dulu, kini dan selamanya Nurul Iman. Sewaktu di universiti, Ikmal kerap menanyakan khabar Nurul Iman melalui sahabat baiknya yang turut menuntut di universiti yang sama.


Tiap kali Nurul Iman mendapat salam daripada Ikmal, hatinya menguntum mekar. Tidak putus-putus bersyukur kerana dikurniakan seorang lelaki yang begitu mengambil berat dan menerimanya seadanya. Bertahun sudah berlalu, sehingga kini dia sudahpun menjadi tunang Ikmal Syafiq, lelaki yang telah merantai hatinya.


Awalnya, dia agak khuatir kerana dirinya yang serba kekurangan jika dibandingkan dengan kehidupan Ikmal Syafiq yang jauh lebih mewah dan berharta. Benarlah kata pepatah, cinta tidak mengenal sesiapa, Ikmal ternyata begitu ikhlas menyayanginya dan menerima dirinya yang sederhana. Tiap kali Nurul Iman bertanyakan soalan, “ Fiq, kenapa Fiq pilih Iman, sedangkan banyak lagi wanita di luar sana, yang lebih cantik, lebih pandai, lebih berharta dari Iman? Iman nak Fiq tahu, Iman tidaklah secantik mana, tidaklah sepandai mana, tidaklah juga berharta, Iman tiada apa yang Fiq miliki…”






“ Dah ke, Iman? Okay, dengarkan Fiq pula. InsyaAllah, Iman cantik kerana budi dan iman, Iman pandai mngurus rumah, pandai menjaga diri untuk Fiq, itu sudah memadai, Iman tidak berharta, tetapi Fiq tidak memerlukan semua itu. Harta dan pangkat sementara, Iman. Yang penting kita ada ini”, jawab Ikmal, tersenyum manis sambil menghalakan telapak tangannya ke dada. Setiap kali mendengar jawapan Ikmal, Iman pasti tersenyum, anak matanya sengaja dilarikan, malu bertentangan mata. Hatinya berbunga ceria…. Dia yakin Ikmal mampu memimpinnya kelak. InsyaAllah…


************************************************

“ Kak Nurul, abang Fiq di luar. Kak Nurul dah siap ke?”, tanya Nursyura, sejurus menjenguk ke ruang kamar Nurul Iman.


Dilihat kakak kesayangannya membetulkan tudung di hadapan cermin. Nursyura hanya tersenyum. “ Cepatlah kak, abang Fiq cakap dia bagi lima minit saja. Kalau tak keluar lagi, dia balik”, muncul pula adiknya yang seorang lagi, Nurhisyam. Nurul Iman memandang adik-adiknya. Dia sudah bersedia untuk keluar bersama Ikmal hari ini. Perancangannya, mereka mahu membeli cincin untuk majlis perkahwinan. Kemudian, Ikmal mahu membawanya ke rumah bakal ibu mertuanya untuk makan tengah hari. Kesibukan Ikmal semenjak mengambil alih perniagaan ayahnya, menyebabkan mereka jarang berjumpa. Lagipun, itu permintaan Nurul Iman sendiri. Dia tidak mahu kerap berjumpa kerana khuatir fitnah melanda dirinya.


Entah mengapa, semalam Ikmal menelefonnya. Teragak-agak dia mahu mengangkat, kerana nombor itu tidak dikenalinya. Setelah diyakinkan Nursyura, dia menjawab panggilan tersebut.


“ Assalamualaikum…”


“ Waalaikummussalam, Iman….”, jawab satu suara yang amat dikenalinya. Tatkala itu, Nurul Iman tersenyum lagi. Rupa-rupanya, Ikmal menelefonnya dari pejabat. Ikmal menyatakan hasratnya untuk membawa Nurul Iman membeli kedai cincin. Perbualan mereka ringkas, tetapi di hujung perbualan, sempat Ikmal mengusik Nurul Iman,


“ Berdebar hati ni, Iman… Menunggu detik bahagia kita, tunggu ye sayang…”


“ Eh, fiq… Err… Err…, Iman banyak kerja ni, esok jumpa ye, InsyaAllah.. Assalamualaikum…”, lantas Nurul Iman mematikan perbualan. Dia beristighfar beberapa kali. “ Fiq… Fiq…”, hatinya terusik lagi. Aduhai Ikmal…


******************************************

“ Manis ye Iman hari ni… Fiq suka”, ikhlas sekali Ikmal menuturkan kata-kata. Redup matanya memandang Nurul Iman. Sehinggakan wanita disebelahnya tersipu-sipu. “ Sudah sudahlah puji Nurul, Fiq… Terima kasih, biasa-biasa saja ni…”, balas Nurul Iman, tunak memandang ke hadapan. Kereta Kia Spectra meluncur laju di jalan.


“ Ikmal ikhlaslah… Nurul Iman, seindah nama, semanis orangnya”, sekali lagi Ikmal memancing. Kali ini, Nurul Iman hanya mendiamkan diri. Malas melayan Ikmal yang semakin menjadi-jadi. Tidak lama kemudian, Nurul Iman tertidur. Ikmal Syafiq asyik melihat tunangnya yang cukup manis, sehinggakan dia tidak fokus sewaktu memandu.


Gadis itu benar-benar merantai hati lelakinya. Ikmal terpesona dengan keindahan yang terdapat pada diri Nurul Iman, sukar dicari pada pandangannya. Nurul Iman pernah melalui detik kesusahan, dia cekal menghadapi tanpa keluhan. Nurul Iman selayaknya meraih kebahagiaan yang sempurna. Dia mahu menjadi penghapus duka Nurul Iman. InsyaAllah….


Sejurus melalui satu selekoh, Ikmal terkesima! Sedang asyik dia tenggelam dalam lamunan, melihat keindahan wajah tunangnya, tiba-tiba sebuah motosikal muncul di hujung jalan. Ikmal tidak sempat mengelak, lantas melanggar motosikal tersebut. Hentaman yang kuat menyebabkan pemboncengnya tercampak jauh beberapa meter ke hadapan. Berpusing jua kereta Ikmal, akibat menekan brek dengan kuat. Astaghfirullah!! Hampir luruh jantung Ikmal. Mujurlah mereka berdua selamat. Serentak dengan itu, Nurul Iman terjaga, turut terkejut dengan situasi tersebut. “ Ya Allah, selamatkanlah lelaki tersebut… Ya Allah…”, hanya itu yang mampu diucapkan Nurul Iman tatkala Ikmal membawa lelaki yang cedera parah itu berlalu ke hospital… Pertama kali, dia melihat jelas, Ikmal tidak keruan… Semoga tunangnya sabar menghadapi semua ini, ya Allah, tabahkan hatinya…


********************************

Masuk hari ini, sudah dua minggu Ikmal tidak menghubunginya. Nurul Iman cuba memahami keadaan tunangnya, masih dirundung kekeliruan. Rasa bersalah terus-menerus menyelubungi Ikmal.


“ Maaf Encik Ikmal, pendarahan di otak mangsa sangat serius. Kami sudah sedaya upaya mencuba, tapi, Allah lebih menyayanginya, harap Encik Ikmal bersabar…”


Ikmal terus rebah ke lantai, lemah seluruh anggotanya. Tidak tergambar dengan kata-kata, kalau boleh, dia mahu mengembalikan masa itu. Dia mahu mengembalikan waktu semalam. Sekali pun dia tidak langsung menyangka, dia tersepit dalam keadaan yang amat menyesakkan. Tidak putus-putus dia berdoa memohon keampunan Rabbul Izzati, mengharapkan dia hanya bermimpi, perkara itu hanyalah mainan tidurnya.


Sejak itu juga, Ikmal banyak mengurungkan diri di dalam bilik. Dia tidak mahu berjumpa mahupun berhubungan dengan sesiapa. Terus-menerus menyalahkan dirinya yang cuai. Dia betul-betul menyesal. Khilaf dengan perkara yang berlaku. Sehinggakan adakalanya, dia terasa seperti tidak mahu meneruskan hidup. Biar nyawanya diambil agar dia berasa adil terhadap lelaki tersebut.


Nurul Iman hanya mampu menanti. Puas dia memujuk Ikmal, cuba meredakan keadaan. Namun, Iman mengerti, situasi itu terlalu sukar untuk Ikmal menghadapinya, jikalau dia berada di situasi Ikmal, pasti jua dia tewas dengan emosi. Malahan, mungkin lebih tertekan daripada Ikmal. Nurul Iman kerap berteleku di sejadah, mendoakan kesejahteraan Ikmal sekeluarga. Beberapa kali air matanya menitis, mengharapkan keadaan kembali seperti sediakala. Dia tidak mahu melihat Ikmal terus melawan takdir. Ikmal perlu menyedari hakikat yang sebenar. Namun, tidak tegar dia terus mendesak Ikmal kembali seperti sediakala. Ikmal perlu ruang secukupnya. Jauh di sudut hati, Nurul Iman begitu yakin, Ikmal bukanlah pemuda yang mudah goyah dengan ujian Ilahi.


*********************************************

Air sungai yang tenang menggamit hati Nurul Iman. Dingin terasa apabila bayu petang berhembus menggigit tubuhnya. Dia hanya mampu memeluk tubuh. Terasa damai seketika dengan fatamorgana ciptaan Yang Maha Kuasa. Petang itu, Nurul Iman sudah berjanji untuk bertemu dengan Ikmal Syafiq setelah enam bulan lamanya hubungan mereka terpadam seketika kerana kehendakNya.


Nurul Iman, ringkas berjubah hitam dengan motif bunga kuning keemasan, duduk di batu-batu besar yang terdampar sekitar sungai. Sesekali, jari jemarinya asyik bermain dengan air sungai yang deras mengalir ke kuala. Tatkala itu juga, dia mendongak ke langit, memanjat kesyukuran ke hadrat Ilahi, Yang Maha Mengasihi, kerana membuka ruang kepada Ikmal untuk berfikir dengan lebih rasional, walaupun pada hakikatnya, dia percaya Ikmal masih terbayangkan peristiwa hitam tersebut.


“ InsyaAllah, mudah-mudahan dia beransur pulih…”, doa Nurul Iman, terdetik di hati kecilnya.


“Assalamualaikum, Iman….”. Nurul Iman tersedar dari lamunan. Lantas, dia berdiri, namun masih tidak menoleh. Senyuman mula terukir. Perasaannya bercampur baur, antara gembira dan sedih. Gembira kerana dia dapat bersua kembali dengan seseorang yang sudah lama dinantinya. Tetapi juga sedih mengenangkan nasib yang menimpa mereka berdua sehingga terpaksa berjauhan sementara. Air matanya mula bergenang, namun dibiarkan perasaan gembira menguasai diri.


“ Waalaikumussalam…”, jawab Nurul Iman, tersenyum manis melihat pemuda di hadapannya, benar-benar Ikmal Syafiq. Ikmal jua tersenyum, tetapi tidak seceria Nurul Iman. Ada gelodak di jiwanya yang belum terungkap dengan kata-kata. Gusar hatinya terus memaksanya membatukan diri di hadapan tunang kesayangannya. Ikmal mengetap bibir, menahan pedih di hatinya. Nurul Iman menyedari tingkah laku Ikmal, lantas menghampirinya. “ Fiq, ada masalah untuk kita kongsi?”, tanya Iman, lembut.


Ikmal menarik nafas sedalamnya. “ Maafkan Fiq, Iman… Kadang-kadang kita tidak mampu memiliki sesuatu walaupun ianya hampir berada dalam genggaman”, lancar sekali Ikmal memulakan bait bicara. Nurul Iman hanya terdiam, memikirkan kata-kata yang keluar dari mulut Ikmal. Matanya dilemparkan ke sekeliling, sejurus memandang Ikmal kembali. Mata mereka bertautan, Ikmal dicengkam perasaan serba salah. Mulusnya wajahnya, kesetiaan padanya, kehalusan budi pekerti dan kasih sayangnya, mana mungkin dia melupakan gadis bernama Nurul Iman. Namun, keadaan memaksanya bertindak sedemikian, walaupun hakikatnya, dia terpaksa melukakan Nurul Iman. “ Arghhh…. Ya Allah, Kau permudahkanlah urusanku, Kau berikanlah ketabahan buat Nurul Iman, betapa aku menyayanginya Ya Allah… Kau peliharalah dirinya…”, Ikmal terus berdoa jauh di sudut sanubari.


“ Maksud Fiq? Maaf, Iman tidak dapat memahaminya…”, Iman bersuara, memecah kebisuan di antara mereka. “ Mampukah Iman menanti Fiq di sana nanti? Bersama kita meraih bahagia di sana. Bolehkah Nurul Iman? Fiq… Fiq… tidak mampu memiliki Iman di dunia ini, Fiq bukan milik Iman lagi…”, tutur Ikmal, perlahan-lahan, bagaikan berbisik. Nurul Iman mendengar dengan jelas butir kata Ikmal.


Lantas, air mata mulai bergenang di ruang mata. Namun, dia masih berupaya menahan kepedihan yang dirasakan mula menyesakkan dada. “ Fiq mahu memutuskan pertunangan kita? Kenapa? Iman buat salah pada Fiq?”, bertubi-tubi soalan Nurul Iman pada Ikmal. Ikmal hanya tertunduk. Dia memahami kekecewaan yang mula menyelubungi Iman. Dia jua tidak mampu melawan kesedihan. Andai ini takdirnya, Ikmal berserah segalanya pada Yang Esa. Jikalau dia sudah mengetahui itu suratannya, tidak akan dia membenarkan Nurul Iman hadir dalam hidupnya. Tidak sama sekali.


Ikmal terdiam seketika, masih mencari sisa-sisa semangat meneruskan kata-kata. Namun, masih dia membiarkan sepi angin berlalu menyelubungi rahsia antara mereka. Nurul Iman mengesat air matanya. Dia memeluk tubuh, melihat sungai yang terus deras mengalir melalui batu-batu yang terdampar di kanan dan kiri. Hampir dia rebah, tidak mempercayai Ikmal. “Ikmal, kenapa diam?”, soal Nurul Iman, mula hilang sabar. Namun, dia cuba bertenang, beristighfar beberapa kali. “ Iman, jujur Fiq katakan Iman satu-satunya wanita yang masih ada di hati Fiq. Tetapi, Fiq terpaksa melepaskan Iman atas rasa tanggungjawab dan belas kasihan Fiq yang masih tergalas sehingga kini”, jelas Ikmal, satu persatu, mengharapkan Nurul Iman betul-betul memahami dirinya.


“ Maksud Fiq?”


“ Ini… Fiq harap Iman faham… Fiq sentiasa mendoakan kebahagian Iman, maafkan Fiq, Iman… Percayalah, Fiq terpaksa, mungkin bukan jodoh kita Iman, tetapi, Fiq berjanji, hanya Iman yang pertama dan terakhir… Fiq pergi dulu, InsyaAllah… jikalau diberi waktu dan peluang, kita bersua lagi… Assalamualaikum…”, balas Ikmal, sambil menghulurkan sekeping sampul surat kepada Nurul Iman, sejurus dia berlalu meninggalkan Iman yang masih bingung dalam percaturan kata-kata Ikmal. Masih lagi dia kabur dengan penjelasan Ikmal. Yang pasti, dia mulai lemah. Dirasakan tubuhnya tidak sekuat dan secekal dahulu, kehilangan Ikmal jelas terasa.


“ Waalaikumussalam, Ikmal…”, balas Nurul Iman, hanya telinganya yang mendengar. Dia menghantar Ikmal pulang dengan pandangan yang sayu. Berat rasa dia melepaskan Ikmal pergi. Bagaikan semalam dia mengenali Ikmal, kini lelaki tersebut berlalu meninggalkannya. Hatinya benar-benar pedih. Sampul di tangannya tidak terus dibuka. Dia hanya menatap sampul itu dengan linangan air mata. Tanpa di sedari, sampul tersebut hampir basah dengan air mata, betapa berat lara yang ditanggung. “ Ya Allah, kuatkanlah hatiku…”, doa Iman, mendongak ke langit yang terbentang luas. Jelas, kesakitan jelas terpapar di ruang mata.


*****************************************
Assalamualaikum Nurul Iman….

Iman, Fiq ingin meminta maaf atas segalanya… Sukar bagi Fiq menyatakan perkara yang sebenar kepada Iman, nyata perkara ini amat memedihkan. Fiq terpaksa Iman, percayalah.. Andainya Fiq tahu Qada’ dan Qadarnya begini, Fiq tidak mungkin melamar Iman. Tak mungkin jua membenarkan perasaan kasih dan sayang ini terhadap Iman. Fiq pernah berjanji, bukan? Ingin membahagiakan Iman, ingin membina keluarga yang sakinah bersamamu, Iman.. Namun, mengertilah Iman, kenapa Fiq bertindak sebegini… Fiq selalu menyayangimu.. Tetapi, Fiq tidak dapat lari dari hakikat bahawa diri ini masih lagi tersepit dalam tanggungjawab yang Fiq harus galas. Fiq ingin berkahwin bukanlah kerana Fiq ingin mengambil kesempatan, tetapi Fiq betul-betul berasa bersalah Iman… Sudah Fiq katakan, Fiq terpaksa… Iman, kalau bukan kerana perasaan belas kasihan yang ada pada Fiq, kalau bukan kerana Fiq telah merampas kebahagiaan mereka, tidak akan Fiq melepaskan Iman… Hanya ini caranya untuk Fiq menebus kembali dosa semalam…


Iman,


Fiq jua menderita terpaksa membiarkan Iman pergi… Fiq jua menanggung laranya… Fiq jua merasa kepedihannya… Fiq jua kesal dengan apa yang berlaku… Fiq bersalah Iman, Fiq bersalah. Fiq bersalah bukan sahaja padamu Iman, tetapi jua pada anak-anak kecil ini yang kehilangan bapa mereka. Jua khilaf terhadap isterinya yang sarat mengandung. Iman… minta maaf… Andai Fiq mampu memutarkan masa lampau, mungkin keadaan tidak sebegini… Iman, Fiq khilaf terhadapmu…


Iman,


Fiq yakin, Iman wanita yang pasak dengan keimanan, hanya satu pesanan Fiq, peliharalah keimananmu… peliharalah akhlakmu, Iman… Janganlah kerana Fiq, Iman kecundang dengan emosi, Fiq yakin Iman akan mendapat seseorang yang lebih baik, jauh lebih baik dari Fiq, asalkan Iman sentiasa berdoa, insyaAllah… Usah ditangisi pemergianku, Nurul Iman… Fiq mendoakan kebahagiaan Iman… selalu mendoakan kesejahteraan Iman sekeluarga…


Akhir kata, Iman… kau sentiasa bersemadi di hati, dulu, kini dan selamanya… Salam sejuta kemaafan…


Usai membaca warkah terakhir Ikmal, tika itu jua, air mata Nurul Iman tumpah lagi, betapa terhimpitnya perasaan yang melanda jiwa. Telekungnya basah dengan air mata, sudah berapa lama dia menangis, berteleku di sejadah, dirinya sendiri jua tidak pasti. Emosinya benar-benar terganggu, hancur luluh hatinya mengenangkan dirinya yang hiba. Benar, masa telah meragut kebahagiaannya. Baru sahaja, dia mengimpikan hari-hari yang indah berlalu bersama kenangan yang pahit dalam hidupnya, namun, semuanya bagaikan igauan semalam, tidak dapat digapai meskipun Iman terus menangisi segala yang terjadi.


Iman mendapatkan gambar ibu dan ayahnya. Lantas diciumnya beberapa kali. Sebak di dada tidak tertahan lagi, terus dia memeluk gambar bonda dan ayahanda tercinta, merindui saat-saat lalu… “ Ibu, ayah… Nurul rindu… Temankan Nurul ibu… Nurul tak kuat…”, rintih Iman di dalam hati, tersedu sedan dengan tangisan yang terus menyelubungi diri. Nursyura yang memerhati sejak tadi, terus mendapatkan kakaknya, merangkul erat tubuh kakaknya yang mulai longlai, bila-bila sahaja rebah menyembah bumi….


“ Kak Nurul, sabar, insyaAllah… Syura faham, kak… Allah sedang menduga kita.. Kak, jangan begini… Kak dan Hisyam sajalah harta paling berharga buat Syura, Syura sayangkan kak… Kak Nurul, kak masih ada Syura… masih ada Hisyam…. Kak bukan keseorangan… Syura di sini…”, pujuk Nursyura, turut sebak melihat keadaan Nurul Iman. Iman terus rebah dalam pangkuan adiknya. Dirinya terus diasak kesedihan, meskipun dia sedar, perkara itu terjadi kerana ketentuanNya. Dia harus pasrah… Tatkala itu, dia tersedar, dirinya masih disayangi….


******************************

Ikmal terhibur melihat keletah anak-anaknya, sejurus membiarkan anak-anak kecil itu berlari mengelilinginya. Seketika, anak-anak kecil itu merapatinya. “ Abah, mengantuk, temankan Hakim dengan Husna tidur, boleh?”, rengek anak kecil itu, manja. “ Mari, abah temankan… Tapi, janji dengan abah, tidur pejam mata rapat-rapat, tak nak main-main tahu?”, balas Ikmal, lembut. Hakim dan Husna berlari-lari anak menuju ke bilik tidur. Ikmal hanya menggelengkan kepala. Turut tersenyum.


Namun, jauh di sudut hati, dia masih terkenangkan Nurul Iman. Apakah khabarnya dia? Masih lagi seperti dahulu? Nurul Iman yang cekal dan kental dengan setiap cubaan? Iman, andai kau tahu… Tidak pernah ku lupakan dirimu, setiap hembusan nafasku, kau sentiasa berada dalam ingatan… Biarpun kita terpisah, aku tidak akan melemparmu jauh dari jiwa ini, akan ku terus biarkan namamu terukir di ruang hati ini, tanpa ada sesiapa yang menjadi galang gantinya… Iman, mengertilah… Hanya kau di hati… Untuk selamanya…….


Terlarut aku
Dalam kesendirian
Saat aku menyadari
Tiada lagi dirimu kini


Sampai kapankah
Aku mampu bertahan
Tertatih aku jalani
Semua kisah hidupku ini


Tak akan terganti
Setiap kenangan yang telah terukir
Yang terendap indah
Dan melekat di hati


Akankah berakhir
Semua rasa yang telah tercipta
Didalam benakku
Dan didalam asa-ku


made specially by Tulip Biru... Enjoy it!

Sunday, August 8, 2010

bILa UsTAz BerSuaRa....

Dear awak, blink2!!


Ustaz dan bebelannya... Bermula pukul 5.30 p.m,, hehe.. tapi, selalunya start lebih lambat lagi, kadang-kadang terlajak sampai pukul 6.00 p.m... Maklumlah, ustaz agak sibuk.. Beliau bertugas di Pusat Urus Zakat sebelum balik mengajar pukul 5.00 p.m... Ustaz terpaksa ambil masa yang lama untuk sampai ke Auditorium Taman Seri Serdang dan menunaikan solat Asar. Boleh dikatakan kelas agama, adalah kelas favourite aku.. Tapi, yang pasti port aku dalam Auditorium yang belakang sekali... hehe... bukan apa, aku rasa pandangan aku lebih meluas sampai ke depan... Tengok ragam kawan-kawan aku sambil dengar ustaz bersyarah.. Actually, itulah ustaz sedang lakukan, mengajar sambil berdakwah... Sehingga itu juga, buat kesekian kalinya, aku tak pernah jemu mendengar... Alhamdulillah...


Penyampaian ustaz sangat berhemah disokong dengan hadis sahih yang mantap, ustaz ni simple, berterus terang, walaupun kadang-kadang isi yang dibawakan dalam majlis ilmu tu agak kompleks, ustaz huraikan dengan mudah melalui contoh-contoh yang berlaku pada zaman kini... That's why I love the subject...
Fakta-fakta yang ustaz bawakan memang menarik... Contohnya, ustaz nyatakan sifat Al-Qauf, yakni cemas.. Sifat ini merupakan antara kelemahan yang sememangnya ada dalam diri manusia. Tetapi, ustaz kaitkan sifat ini yang lebih menjurus kepada wanita.. Antaranya, isterinya sendiri.. Hehe, time ni kitorang ketawa tengok aksi ustaz bercerita dengan bersahaja, tetapi cukup membuktikan wanita memang lebih mudah berasa cemas. Malah, kata ustaz lagi, kebanyakan wanita yang ingin menjadi pilot, gagal dalam ujian praktikal gara-gara cemas.. Hehe... dah la aku ni tergolong dalam golongan yang mudah gabra ni... hehe,,, bak kata ustaz, 'gelabah bewak'!! Adeii,, kena batang idung sendiri... ish3..


Sebelum ni, ustaz ada bercerita tentang fesyen tudung zaman sekarang.. hehe.. sekali lagi, terkena batang idung sendiri, aiyak!! ustaz ckp, kalau tgk pmpuan sekarang, fuh... bergaya lagi.. Kalau pakai tudung, tak sah kalau tak paku kat bahagian kanan, bahagian kiri, tak cukup lagi, lilit pulak letak paku atas kepala.. Adeii.. lawak btul... Ustaz gunakan istilah 'paku' untuk kerongsang.. hehe.. Dah menjadi trend anak muda sekarang, pakai tudung, mesti nak kemas kat bahagian atas... Abeh tu, apa lagi?? Tiup la habis-habisan... hehe... Memang tak tahan,, kitorang enam sekawan kat belakang, gelak sampai tak ingat dunia... Adeii... dalam hati menyumpah-nyumpah, ish, macam mana ustaz tau plak ni?? hehe...


Tapi, ustaz memulakan dengan persoalan? kenapa kita perlu bergaya? Yang perempuan, kenapa perlu pakai tudung berpaku kiri dan kanan? kalau iyalah untuk diri sendiri, kenapa tidak pakai semasa tidur? hehe.. lucu kan? kalau betul lah untuk diri sendiri, kenapa tidak ber'kot' atau mekap sewaktu tidur? kan untuk diri sendiri... hehe... tapi, kata ustaz, tak mengapa, bergayalah... asalkan kita tidak melanggar syariat.... Ini kerana kita berubah mengikut perkembangan tamadun... Takkanlah kita nak ke pejabat dengan berkain pelekat, mesti orang usyar pelik... hehe... renungkan...


Kata ustaz lagi, hidup ni perlu ingat-mengingati... Tapi, bila sebut pasal berdakwah, mesti semua orang terbayangkan tudung labuh, berkopiah, berjubah dan sebagainya... Tetapi, perkara dakwah ini bukanlah sesuatu yang sukar. Contohnya, sewaktu hari lahir seseorang. Selalunya, apa yang kita bagi untuk meraikan hari lahirnya? Tak lain dan tak bukan patung beruang, coklat, bunga... hehe (cam aku je tuh... kena lagi...)...
Jadi, ustaz minta kami renungkan perkara ni.. apa kata, sebagai tanda mengingati hari lahirnya yang menunjukkan seseorang itu semakin meningkat usianya, kita hadiahkan sepasang batu nisan, tak pun kain kapan... WAKAKA!! Dalam kad hari lahir tu, tulis sesuatu utk mengingatkannya tentang hari kiamat.. contohnya, " Tahniah.. usia anda sudah meningkat setahun lagi bermakna anda semakin menghampiri hari kematian... Jangan berlengah lagi, tambahkan amal ibadah anda dari sekarang, gud luck!" hehe... lawak2.. tapi, bernas idea tu... blink2!! ~


Semua orang takut apabila disebut tentang hari kematian, tetapi, perkara ini sebenarnya suatu hakikat... Manusia tidak boleh lari daripada hakikat ini... Maka dengan itu, ustaz dengan bangganya berkata, " Kenapa tidak kita memesan batu nisan untuk diri kita sendiri? Nanti, bolehlah pilih yang cantik-cantik... " Hahaha... kitorang ketawa lagi... adeii... sampai keluar air mata, tapi, muka ustaz constant je... Kata ustaz lagi, siapkan semua sekali, kain kapan, air mawar, kapur barus, letak dalam satu beg, siap-siap... Sampai masanya nanti, senang kerja orang lain... Hehe,, cayalah ustaz!


Topik ni paling menarik, ustaz menyentuh mengenai mahar dalam sesuatu perkahwinan... Hal ini yang paling bez aku dengar... Ustaz menceritakan pengalamannya sewaktu berkahwin dahulu.. Asalkan kita tau, bahawa trend zaman sekarang, harga mahar lebih rendah daripada wang hantaran. Kenapa begitu? Standard mahar hanya puluhan ringgit, tetapi, lain pula ceritanya dengan wang hantaran, sampai kadang-kadang mencecah beratus ribu ringgit... kenapa tidak kita tinggikan harga mahar? Ini kerana mahar menunjukkan betapa berharganya seseorang wanita. Duit mahar akan menjadi milik wanita seutuhnya. Ustaz menyatakan bahawa wang hantaran yang paling mahal adalah di Kelantan, keduanya di Kedah dan yang paling rendah adalah di Sabah. Time ni, semua tengok Dayang, kawan serumah aku... Aiyak! Kesian dya... hehe... Oleh itu, ustaz pesan kat kitorang, time nak kawin nanti, ckp kat bakal suami, letak semua duit hantaran tu dalam mahar... baru oke!! hehe ~


Ustaz punya leteran sampai seminggu pun aku sanggup dengar.. hehe.. bez bez...Sekian sahaja coretan kali ni ~ kita bersua lagi, di lain waktu!!! ^_^ Salam MAHABBAH.... xoXo~